Bupati H. Nanang Ermanto Hadiri Upacara Dwijati Ida Bhawati I Made Pasti Di Desa Sumur Kecamatan Ketapang

0
50

Lampung Selatan | Infokus.web.id – Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto hadiri Upacara Dwijati/Dhiksa Kesulinggihan Ida Bhawati I Made Pasti yang bertempat di Dusun Jagaloka, Desa Sumur, Kecamatan Ketapang. Rabu (29/11/2023) sore.

Turut hadir mendampingi Bupati Lampung Selatan, Anggota Forkopimda, Anggota DPRD, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Para Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Camat beserta, Anggota Forkopimcam Ketapang.

Hasil pantauan tim IWO INDONESIA Lampung Selatan, dalam sambutannya Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengucapkan selamat kepada Ida Bhawati I Made Pasti yang telah didhiksa, dan seluruh rangkaian upacara tersebut telah berjalan lancar.

Berita Lainnya  Pesan Staf Ahli Bupati : Pemilu 2024, ASN dan Masyarakat Jangan Ada Yang Golput

“Selamat kepada Ida Bhawati I Made Pasti yang telah di Dhiksa, berarti bertambah lagi satu sulinggih di Kabupaten Lampung Selatan,”ungkapnya.

IMG_20231129_154734_CZkky03W4v Bupati H. Nanang Ermanto Hadiri Upacara Dwijati Ida Bhawati I Made Pasti Di Desa Sumur Kecamatan Ketapang

H. Nanang Ermanto juga mengajak kepada semua umat hindu untuk terus dapat menjaga kerukunan, kebersamaan serta keharmonisan antar umat beragama.

Berita Lainnya  Memberdayakan Kelompok Petani Kopi Purnama: Unsika Dorong Produksi Kopi Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan di Desa Medalsari Karawang

“Saya mengajak kepada semua umat Hindu, terutama Tokoh-Tokoh agama untuk dapat menjaga, dan menjadi pelopor kerukunan, kebersamaan serta suasana harmonis di tengah-tengah masyarakat Lampung Selatan yang sangat majemuk. Perbedaan harus menjadi pengikat pemersatu bangsa sebagaimana semboyan negara Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tapi tetap satu,” ajaknya.

Bupati Lampung Selatan dalam sambutnya juga berharap setelah menjadi Sulinggih, Ida Bhawati I Made Pasti harus bisa memberi tuntunan sastra agama bagi masyarakat Desa Sumur, dan masyarakat umum lainnya. Karena Ida Bawati sebelumnya bagian dari Desa Adat Sumur, dan sekarang setelah medwijati dados sulinggih harus tetap bisa menjadi pengayom masyarakat Sumur dan masyarakat umum lainnya.

Berita Lainnya  Tinjau Pelabuhan Merak, Menhub Budi Karya Sumadi : Arus Penyeberangan Jawa-Sumatera Terpantau Lancar, Berkah Sinergitas Antarinstansi

Tak lupa, H. Nanang Ermanto juga berpesan kepada Ida Bhawati I Made Pasti,”setelah menjadi Sulinggih, agar membuat kesucian umat Hindu, dan kesucian kepanditaanya, karena Pandita akan menjadi teladan pada semua umat,” pungkasnya. (tim iwoi lamsel/HPW)

Bagikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini