Pesan Staf Ahli Bupati : Pemilu 2024, ASN dan Masyarakat Jangan Ada Yang Golput

0
61

Infokus.web.id | Lampung Selatan – Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengimbau aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya ke tempat pemungutan suara (TPS), jangan ada yang golput atau tidak memilih saat Pemilu.

Pesan itu disampaikan Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan Achmad Herry saat memimpin apel mingguan di lingkungan Pemkab setempat, di Lapangan Korpri, Kalianda, Senin, 12 Februari 2024.

Berita Lainnya  Bupati Lampung Selatan Hadiri Rapat Paripurna Dalam Rangka HUT Lampung Selatan

Achmad Herry bilang, pelaksanaan Pemilu serentak tinggal dua hari lagi. Pada hari Rabu, 14 Februari 2024, seluruh rakyat Indonesia datang ke TPS untuk memberikan hak suaranya memilih Presiden-Wakil Presiden, serta Anggota Legislatif DPD RI, DPR RI, DPRD.

20240212_081008-1024x637-1 Pesan Staf Ahli Bupati : Pemilu 2024, ASN dan Masyarakat Jangan Ada Yang Golput
Staf Ahli Bupati Achmad Herry, Saat Menjadi Inspektur Upacara

“Saya mengimbau seluruh masyarakat Lampung Selatan agar pada hari pencoblosan nanti dapat ke TPS terdekat untuk memberikan hak suaranya. Jangan sampai golput, karena satu suara kita akan sangat berarti bagi masa depan bangsa ini,” imbuh Achmad Herry.

Berita Lainnya  Riksus Dana Desa, Inspektorat Sesalkan Mangkirnya Ketua BUMDes Pancakarya

Pada kesempatan itu, Achmad Herry juga meminta kepada ASN untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar mereka mengerti hak dan kewajiban politiknya.

Selain itu, ASN juga diminta tetap menjaga netralitas dan ikut menjaga kondusivitas daerah bersama-sama Babinsa dan Babinkamtibmas selama pelaksanaan Pemilu 14 Februari.

Berita Lainnya  Bupati H. Nanang Ermanto Resmi Tutup Tournament Bola Voli Taruna Merah Putih Dirgahayu Cup

“Dalam Pemilu nanti, gunakan hak politik bapak ibu dengan tepat. Biijaklah dalam menentukan sikap politik,” kata Achmad Herry.

Achamd Herry juga berpesan, walau berbeda pandangan politik, berbeda pilihan namun jangan sampai memutus ikatan persaudaraan. Jalinan silaturahmi harus tetap terjaga dengan baik.

“Jangan terprovokasi pada sesuatu yang dapat merusak dan memecah belah kerukunan kita,” ujar Achmad Herry.

sumber : Diskominfo Lamsel

Bagikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini