Karawang–Infokus.Web.id~Diminta warga masyarakat agar segera mengevaluasi hasil pekerjaan proyek Emplacement yang dikerjakan oleh pihak penyedia jasa Cv.Trisula Wijaya Di SDN Medangasem IV Dusun Pawanda Desa Medangasem Kecamatan Jayakerta Kabupaten Karawang Provinsi Jawa barat.
Proyek Emplacement yang bersumber dana APBD tahun 2024 sebesar Rp 142.710.000,00 dengan Volume, Lebar dan Tinggi tidak di Cantum kan Di Rab masa waktu pengerjaan 21 hari kalender.
Diduga dikerjakan asal-asalan, tidak sesuai spesifikasi dan RAB rencana anggaran biaya.
Pasalnya, selain dalam tahapan pemadatan/ pengerasannya kurang maksimal, tidak pula dilakukan pembersihan area, terlihat banyak Batu Bata yang Bekas yang ada di Halaman Sekolah Medangasem IV sehingga pengecoran Emplacement dalam progres pembangunan Emplacement tersebut nampak Jelas.tidak Sesuai Rab Selain itu tidak terlihat adanya di ampar atau sebagai komponen struktur Emplacement.
Sehingga progres pelaksanaan pekerjaan pembangunan proyek Emplacement terkesan “asal-asalan.”Jumat.(19/7/24)
Semestinya dalam pelaksanaan pekerjaan proyek Emplacement yang berkelanjutan, ada beberapa tahapan dalam (Juknis) petunjuk teknis diantaranya yang akan di Emplacement kemudian pemadatan / pengerasan tanah secara maksimal dan sebagai penguat atau komponen struktur sehingga pengecoran dalam proyek Emplacement dapat menghasilkan pekerjaan yang baik sesuai RAB dan spesifikasi yang diharapkan,
Dilokasi menurut seorang warga sekaligus Orang Tua Murid yang berinisial EJ (47) kepada awak media mengatakan.
“Sepertinya pemborong proyek Emplacement dari CV Trisula Wijaya ingin meraup keuntungan lebih besar tanpa memikirkan kualitas hasil pekerjaan. Terlihat dari cara melaksanakan pekerjaannya yang terburu-buru dan terkesan “asal-asalan” sehingga tahapan-tahapan dalam (Juknis) petunjuk teknis yang harus diperhatikan malah diabaikan,” ujarnya.
Sementara beberapa orang pekerja yang tidak mau disebutkan namanya saat ditanya awak media hanya mengatakan, ” mereka tidak tahu apa-apa hanya disuruh bekerja saja,” jawabnya
Sampai berita ini terbit pihak mandor pelaksana dan pemborong,sulit untuk di komunikasikan



