Mon - Sat 8.00 - 17.00

spot_img

Gus Iqbal Soroti Kejanggalan Rekrutmen RSUD Rengasdengklok: “Terlalu Singkat dan Tak Transparan”

spot_img

KARAWANG | infokus.web.id — Menjelang peresmian RSUD Rengasdengklok pada 14 September 2025, anggota DPRD Karawang dari Komisi IV, Iqbal Jamalulail, S.IP., M.Kesos., atau yang akrab disapa Gus Iqbal, mengkritisi proses penerimaan tenaga kerja yang dinilai penuh kejanggalan.

Gus Iqbal menyampaikan kritiknya langsung di lokasi RSUD Rengasdengklok. Ia menegaskan, sebagai mitra kerja Dinas Kesehatan, pihaknya mendapat banyak aduan masyarakat terkait dugaan ketidakteraturan dalam seleksi.

Berita Lainnya  Pemdes Gempolkarya Dan Warga Masyarakat, Apresiasi Adanya Pembangunan Peningkatan Jalan Yang Rusak

“Pertama, Kabupaten Karawang ini punya universitas negeri, yaitu Unsika. Tapi kenapa open recruitment malah bekerja sama dengan Universitas Padjadjaran di Bandung?” ujarnya.

Kejanggalan lain yang disorot adalah waktu pendaftaran yang hanya dibuka empat hari, sejak 1 hingga 4 September 2025. Menurutnya, durasi tersebut terlalu singkat untuk menjaring tenaga kerja dalam jumlah besar.

Selain itu, Gus Iqbal menilai ada inkonsistensi dalam seleksi berkas. Beberapa pelamar dengan data tidak lengkap justru diloloskan, sedangkan pelamar dengan data lengkap ditolak. Ia juga menyoroti adanya nama ganda dalam berkas penerimaan, hingga ketidaksesuaian antara disiplin keilmuan dengan posisi yang diterima.

Berita Lainnya  Sinergitas Antar Organisasi, Ketum IWO Indonesia Hadiri Ultah Ke-3 Ormas GMI

“Kejanggalan terakhir yaitu bermain di injury time, sehingga kita tidak bisa memaksimalkan waktu untuk menyeleksi para pekerja yang betul-betul kompeten,” tegasnya.

Berita Lainnya  Pemdes Kertamulya Meminta Pemkab Karawang Dan Dinas Terkait Bantu Perbaiki Jembatan Sudah Lama Rusak

Sebagai langkah lanjut, Gus Iqbal bersama Komisi IV DPRD Karawang berencana memanggil Dinas Kesehatan dan stakeholder terkait untuk meminta penjelasan soal transparansi rekrutmen.

“Saya bersama teman-teman Komisi IV akan memanggil Dinas Kesehatan dan stakeholder terkait mengenai ketenagakerjaan di RSUD Rengasdengklok yang kami rasa kurang transparansi dan terkesan dipaksakan di injury time,” pungkasnya.

Bagikan

BERITA LAINNYA

BERITA POPULER

- Advertisement -spot_img

TOPNEWS

NASIONAL

DAERAH

TRENDING

PENDIDIKAN

INDEKS