Mon - Sat 8.00 - 17.00

spot_img

Luar biasa Pemdes Sukajati Serius Perangi Stunting” Bersama masyarakat.

spot_img

Indramayu. Infokus.Web ID.Pemerintah Desa ( Pemdes ) Sukajati Bersama Pihak Kecamatan Haurgeulis yang di wakilkan Oleh Sekertaris Camat ( Sekmat ) Nanang Fauji sangat serius memerangi angka Stunting ( gizi buruk ) bersama para tenaga kesehatan ( nakes ) dari pusat kesehatan masyarakat ( puskesmas) kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu Jawabarat memberikan makanan serta minuman yang bergizi untuk anak” Bawah Lima Tahun ( Balita ) maupun ibu hamil Serta ibu menyusui yang di selenggarakan di aula kantor desa tersebut 15/07/2024

Kepala Desa Sukajati Karta saat di wawancarai oleh awak media menjelaskan ”

Berita Lainnya  Gebyar PATEN Karawang Timur Sajikan Layanan Publik, Sosial, dan UMKM dalam Satu Lokasi

” Alhamdulillah berkat kerja keras bersama tim kesehatan dalam penanganan Stunting di Desa kami sudah mulai menurun dari angka 5 orang dan sekarang sudah 1 orang ” Jelas KartaIMG-20240716-WA0006 Luar biasa Pemdes Sukajati Serius Perangi Stunting" Bersama masyarakat.

Ini semua tidak terlepas support serta dukungan dari Ibu Bupati Indramayu Hj Nina Agustina yang sangat serius untuk memerangi angka Stunting dengan melalui Dinas kesehatan dan pihak kecamatan yang sudah membantu untuk masyarakat desa kami demi terbebas dari bahaya Stunting ( gizi buruk )” Ucap nya

Kemudian kami menghimbau kepada RT/ RW sering- sering mengadakan rapat supaya ada informasi agar segera cepat di tangapi dan melaporkan pada kami biar langsung di tangani demi pelayanan ke masyarakat supaya Ada pemaparan dari kabupaten dan kecamatan, dalam pertemuan ini terkait strategi penanganan dan pencegahan Stunting.” Paparnya

Berita Lainnya  Bupati Karawang Lantik 32 Pejabat Administrator, IWO Indonesia Minta, Pejabat Bisa Bersinergi Dengan Wartawan Tanpa Terkecuali

Senada juga di sampaikan oleh YUNI Bidan Desa Sukajati mengatakan”Dalam penanganan Stunting ini ada berbagai kretiria seperti Anak umur tumbuh tidak maksimal berat badan turun, Balita sering di konsumsi obat sangobion ” Terang Yuni

, Selanjutnya bagi calon pengantin juga harus bebas dari kendala Stunting bahkan usia nikah harus sesuai jangan sampai kurang umur atau animea maka harus diberi hemoglobin karena mengingat beban hamil dan melahirkan ,jangan sampai mempunyai anak kurang gizi ” Ujarnya

Berita Lainnya  Di Usia ke-7, IWO Indonesia Mantapkan Peran Pers Sebagai Garda Terdepan Informasi

Masih kata Yuni untuk ibu hamil wajib melakukan rutinitas periksa di posyandu setempat untuk pencegahan tetanus serta kami himbau jaga pola makan yang baik dan jaga kesehatan serta minum vitamin juga tambahan ASI ekslusif selama 6 bulan sampai 2 tahun berturut-turut ” Harapnya
Sumber berita :iwoi indramagu
Penulis : Daisah.

Bagikan

BERITA LAINNYA

BERITA POPULER

- Advertisement -spot_img

TOPNEWS

NASIONAL

DAERAH

TRENDING

PENDIDIKAN

INDEKS