KARAWANG || Infokus.web.id – Air sungai memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia, bisa jadi serapan untuk sumber air minum lalu kebutuhan air untuk mencuci dan mandi bahkan dengan air bisa menjadi sumber mata pencaharian untuk para petani padi di bidang pertanian.
Dengan sangat pentingnya air, warga dari beberapa desa sempat meminta dan mendatangi kepala UPTD 5 wilayah karawang utara. Hal itu di ungkapan oleh Samsul sebagai kepala UPTD 5 utara karawang kepada awak media online infokus.web.id rabu (0412/2024). Warga dari tiga desa tersebut meminta adanya program normalisasi sungai yang sudah dangkal. “Paparnya.
Warga masyarakat dari tiga desa tersebut mememinta adanya program normalisasi saluran sungai Bolang (SS Bolang) mulai dari depan SMPN 1 Jayakerta lanjut ke masuk ke Desa Bolang, Desa Kutamakmur hingga akhir di Desa Srikamulyan, bisa di laksanakan karena urgent kedangkalan tanah.
Akan tetapi menurut nya sangat bingung mengusulkan sudah lama. sampai sekarang belum juga ada realisasinya. Info ini sudah kita sampaikan ke pimpinan. Ketika warga masyarakat dari tiga desa meminta kepada kami agar bisa di laksanakan normalisasi sungai. “Pungkas Samsul

Amad Kepala Desa Bolang meminta Program normalisasi sungai saluran sekunder antara bolang, Kutamakmur dan srikamulayan, terus ada lagi normalisasi saluran kali parumpung cipugal lokasi pesawahan. supaya cepat terelisasi karena sudah sangat dangkal apalagi saluran yang lokasi pesawahan. Sudah sangat dangkal sekali harus ada penanganan serius apalagi sekarang mau mnghdapi musim hujan. “terangnya
Kades Kutamakmur Juhariah pun meminta adanya program normalisasi bisa di laksanakan di saluran irigasi sekunder yang ada di depan kantor desa. segera terlaksana kegiatan normalisasi sungai demi kelancaran petani karena wilayah hilir cerita nya berulang kembali telat musim tanam karena kekurangan air. ”
Aliran irigasi sekunder merupakan aliran yang vital bagi petani di wilayah hilir terutama Bolang ,kutamakmur dan srikamulyan.. karena pendangkalan dan penyebab lain nya, seperti jembatan yang terlalu rendah hingga menghambat aliran air. “urainya

Sementara itu, Ade Golun sebagai pihak dari bidang pengelolaan air di Perum Jasa Tirta II (PJT) Rengasdengklok saat di mintai keterangan, adanya permintaan warga masyarakat dalam program pengerukan normalisasi sungai melalui kepala UPTD PURR wilayah 5,
Ade Golun mengatakan, kami sudah berkoordinasi dengan dinas. Semoga sesegera mungkin bisa di laksanakan program normalisasi sungai. sehingga kedangkalan tanah bisa di angkat, arus air bisa mengalir normal keperluan dan kebutuhan air bisa tercukupi, baik untuk area pesawahan atau keperluan air bagi warga masyarakat lainnya. “Harap Golun.
Kepala Perum Jasa Tirta (PJT II ) Rengasdengklok Arif mengatakan, terkait permintaan program tersebut kami sudah dorong. Bahkan sudah dibahas denganKadis pertanian, Camat hingga GP3 nya. Semoga secepatnya bisa di laksanakan program sedimentasi pengurukan sungai yang dangkal di area SS Bolang Kutamakmur, hingga akhir di Desa Srikamuliyan. “Pungkasnya.
•Red



