Mon - Sat 8.00 - 17.00

spot_img

Hotmix’ Anggar Sebesar Rp189 Juta di Karangpawitan–Purwamekar Diduga Di Kerjakan Asal Jadi Dan Kurang Pengawasan

spot_img

KARAWANG | | Infokus.web.id || Proyek peningkatan jalan Karangpawitan–Purwamekar di Kecamatan Karawang Barat menuai sorotan tajam. Meski menelan anggaran sebesar Rp189.473.000 dari APBD 2025, hasil pekerjaan di lapangan justru memunculkan dugaan ketidaksesuaian dengan standar konstruksi.

Pantauan langsung di lokasi pada Kamis (10/7) menunjukkan permukaan jalan yang baru saja diaspal tampak pucat, tidak pekat, dan jauh dari kesan kualitas prima sebagaimana mestinya jalan baru. Kondisi pinggiran jalan pun memperlihatkan tekstur yang tak padat, tak merata, dan mudah mengelupas.

Berita Lainnya  Kokoh Berdiri Tiang Listrik Di Tengah Jalan, Kades, BPD, Karang taruna, Dan Lembaga, Minta Segera Di Geser.

IMG-20250711-WA01522 Hotmix' Anggar Sebesar Rp189 Juta di Karangpawitan–Purwamekar Diduga Di Kerjakan Asal Jadi Dan Kurang Pengawasan

“Ini aspal pinggirannya nggak padat, dicongkel juga gampang mengelupas, Pak,” ujar seorang pengguna jalan yang kecewa melihat kondisi hasil proyek.

Warga setempat juga mengungkapkan kekhawatiran atas daya tahan jalan yang tampak asal jadi. “Saya mah bersyukur jalannya udah diaspal, tapi kalau gini caranya, takut sebentar juga udah rusak. Kena hujan dikit langsung hancur,” kata warga yang rutin melintas di jalur tersebut.

Berita Lainnya  DPP APRI Gelar Diskusi Perkembangan Media Online

IMG-20250711-WA01512 Hotmix' Anggar Sebesar Rp189 Juta di Karangpawitan–Purwamekar Diduga Di Kerjakan Asal Jadi Dan Kurang Pengawasan

Kejanggalan lain terletak pada durasi pengerjaan proyek. Meski papan proyek mencantumkan masa pelaksanaan 60 hari kalender oleh CV Juanda Raya, sejumlah warga menyebut pengerjaan jalan hanya berlangsung semalam dan dilakukan secara terburu-buru pada malam hari.

IMG-20250711-WA01502 Hotmix' Anggar Sebesar Rp189 Juta di Karangpawitan–Purwamekar Diduga Di Kerjakan Asal Jadi Dan Kurang Pengawasan

“Nggak lama, Pak. Kayaknya sehari semalam langsung beres. Nggak kelihatan juga kerjaannya seperti gimana,” ucap warga lainnya.

Berita Lainnya  Bawaslu Tidak Bisa Kendalikan Situasi Panas Dugaan Pelanggaran Pilkada Sebaiknya "Copot Ketua Bawaslu"

Kondisi ini menimbulkan kecurigaan publik terhadap pelaksanaan proyek yang dinilai minim pengawasan dari dinas terkait serta dugaan berpotensi merugikan anggaran daerah. Hingga berita ini diterbitkan, baik pihak pelaksana proyek maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang belum memberikan klarifikasi resmi atas keluhan warga dan temuan di lapangan.

• Red

Bagikan

BERITA LAINNYA

BERITA POPULER

- Advertisement -spot_img

TOPNEWS

NASIONAL

DAERAH

TRENDING

PENDIDIKAN

INDEKS