Mon - Sat 8.00 - 17.00

spot_img

Tim Kuasa Hukum Paslon Nomor Urut 1 Bupati Karawang Acep Jamhuri – Gina Fadlia Swara Pertanyaan Kinerja Pengawasan Bawaslu

spot_img

Karawang | Infokus.web.id – Tim kuasa hukum Paslon No Urut 1 Acep -Gina Sambangi Kantor Bawaslu karawang. Kedatangan mereka untuk mempertanyakan seberapa jauh penanganan dugaan pelanggaran Pilkada yang dilakukan Bawaslu. Diantaranya seperti baliho pemerintahan dari calon petahana yang masih beredar luas, hingga dugaan keterlibatan PKK dan Kades di Pilkada.

Total ada sekitar 8 laporan ke Bawaslu yang dinilai belum ada progres baik. “Apa yang sudah kita laporkan ke sini, itu sama sekali belum ada progres yang baik. Makanya hari ini kita gerudug Bawaslu,” tutur Asep Agustian SH.MH, Ketua Tim Kuasa Hukum Acep-Gina.

Berita Lainnya  Ada Ada Saja Diduga Oknum ASN Pemkab Karawang Berjaket Paslon No Urut 2 Berkendara Di Jalan Raya

 

Askun mempertanyakan tugas dan fungsi Bawaslu, jika dalam penanganan laporan dugaan pelanggaran Pilkada saja lambat.

IMG-20241010-WA0025 Tim Kuasa Hukum Paslon Nomor Urut 1 Bupati Karawang Acep Jamhuri - Gina Fadlia Swara Pertanyaan Kinerja Pengawasan Bawaslu

Termasuk persoalan Ketua KPU yang makan bareng dengan calon petahana, Tim Kuasa Hukum Acep-Gina juga sudah melaporkannya ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Berita Lainnya  Kampanye Akbar Cabup/Cawabup Karawang Acep - Gina Di Banjiri Para Pendukung Dan Simpatisan

Atas persoalan ini, Tim Kuasa Hukum Acep-Gina minta Ketua Bawaslu dan Ketua KPU dicopot dari jabatannya.

“Kami kecewa, segini banyak laporan, tapi lelet dalam penanganannya. Kita minta Gercep (Gerak Cepat). Karena rentan waktu sampai pencoblosan juga sebentar lagi,” katanya.

“Kami sudah tidak percaya, baik KPU maupun Bawaslu. Apalagi percaya sama orangnya, musyrik itu hukumnya,” sindir Askun.

Pontas Hutahaen SH.MH, Kuasa Hukum Acep-Gina lainnya menambahkan, untuk persoalan baliho pemerintahan dari calon petahana, pihaknya sudah beraudiensi dengan Pj Bupati Karawang. Tetapi sampai saat ini masih banyak baliho calon petahana yang bertebaran.

Berita Lainnya  Menyongsong Masa Kampanye Pemilu & Pilpres 2024 : Antara Janji Gombal VS Gagasan Rasional

“Kami minta kepada Satpol PP sebagai penegak Perda juga bergerak cepat. Kalau mereka tidak bergerak, itu artinya mereka memihak kepasa calon petahana. Sementara ASN harus netral di Pilkada,” tandasnya.

 

 

 

•Red

Bagikan

BERITA LAINNYA

BERITA POPULER

- Advertisement -spot_img

TOPNEWS

NASIONAL

DAERAH

TRENDING

PENDIDIKAN

INDEKS