Mon - Sat 8.00 - 17.00

spot_img

DPP NasDem Ambil Sikap, Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach Dicoret dari Fraksi DPR

spot_img

JAKARTA | infokus.web.id – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem resmi mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari keanggotaan Fraksi NasDem di DPR RI. Kebijakan ini mulai berlaku pada Senin, 1 September 2025.

Dalam siaran pers yang ditandatangani Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan Sekretaris Jenderal Hermawi F. Taslim, ditegaskan bahwa aspirasi masyarakat harus menjadi acuan utama perjuangan Partai NasDem.

Berita Lainnya  Pemerintahan Cikampek Rayakan Milangkala Karawang Ke 391 Menggelar Mancing Gratis.

Partai NasDem menilai perjuangan politiknya merupakan kristalisasi semangat kerakyatan yang bertumpu pada tujuan nasional bangsa Indonesia sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945.

“Atas berbagai peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini, Partai NasDem menyatakan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya sejumlah warga negara Indonesia dalam upaya memperjuangkan aspirasinya,” demikian pernyataan resmi dalam siaran pers tersebut.

Berita Lainnya  PLN Karawang Tekankan Peran Media dalam Edukasi Publik, IWO Indonesia Siap Bersinergi di Lapangan

Namun, DPP NasDem juga menegaskan adanya perilaku yang dinilai menyimpang dari perjuangan partai. Disebutkan bahwa terdapat anggota DPR RI dari Fraksi NasDem yang menyampaikan pernyataan publik yang menyinggung dan mencederai rasa rakyat. Hal itu dinilai sebagai bentuk penyimpangan dari perjuangan NasDem.

Berita Lainnya  Ketua PERADI Karawang Apresiasi Laporan MJ, Tapi Tegaskan Jangan Buat Opini Liar Soal Pejabat Pemkab

“Atas pertimbangan tersebut, DPP Partai NasDem menyatakan menonaktifkan saudara Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem,” tegas Surya Paloh dalam keterangan persnya.

Keputusan ini disebut sebagai langkah konsolidasi partai untuk menjaga marwah perjuangan, sekaligus penegasan bahwa Partai NasDem akan selalu berpihak pada aspirasi masyarakat.

Bagikan

BERITA LAINNYA

BERITA POPULER

- Advertisement -spot_img

TOPNEWS

NASIONAL

DAERAH

TRENDING

PENDIDIKAN

INDEKS