LAMPUNG SELATAN | INFOKUS.WEB.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Selatan, menggelar Temu Saka Bhakti Husada bertempat di Aula Rimau, Kantor BAPPEDA, Kabupaten Lampung Selatan. Kamis (14/12/2023).
Kepala Dinkes Kabupaten Lampung Selatan, Devi Arminanto,S.K.M.,M.M., mengatakan, kegiatan ini untuk mewujudkan kesehatan generasi muda yang harus dilaksanakan bersama-sama antara Pemkab dengan rakyat. Serta kegiatan lainnya yang mengarah pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

“Peserta yang mengikuti temu saka bhakti husada adalah 353 peserta yang terdiri dari 10 orang peserta ( 5 putra dan 5 putri) dari masing-masing Puskesmas dari 28 UPT Puskesmas, 28 orang Kepala Puskesmas, 28 orang Pengelola Program Promkes dan 17 orang perwakilan Kwaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, terselenggaranya Temu Saka Bhakti Husada ini bertujuan secara umum mewujudkan kader pembangunan di bidang kesehatan serta bertujuan secara khusus dapat memiliki pengetahuan, keterampilan, pengalaman di bidang kesehatan dan dapat meningkatkan kemandirian, kepemimpinan serta membaktikan dirinya kepada masyarakat.
Pada kesempatan yang sama Ka Kwarcab Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto dalam sambutannya mengatakan, temu saka bhakti husada adalah bagian keluarga besar pramuka yang berfokus pada kesehatan. “Sesuai dengan tujuan gerakan pramuka saka bhakti husada mewujudkan kader pembangunan di bidang kesehatan yang dapat membantu melembagakan norma hidup sehat bagi semua anggota gerakan pramuka dan masyarakat di lingkungannya,” tegas dia.

Hj. Winarni Nanang Ermanto menyampaikan 3 usulan kepada pengurus dan anggota saka bhakti husada.
“Kakak akan menyampaikan usulan kepada pengurus dan anggota saka bhakti husada yaitu :
1.Pengurus saka bhakti husada harus dapat mengevaluasi capaian yang telah dilakukan, apakah kondisi saat ini sudah sesuai dengan tujuan dibentuknya saka bhakti husada atau belum.
2. Untuk anggota saka bhakti husada, adik-adik adalah agen perubahan di masyarakat di bidang kesehatan. Harus memiliki kecakapan pengetahuan kesehatan dan kemampuan berkomunikasi dengan baik. Karena adik-adik akan menyampaikan pengetahuan ini di masyarakat atau kawan sebaya.
3. Gerakan pramuka saka bhati husada harus mampu berkerjasama dengan berbagai pihak dalam meningkatkan perannya.”pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan, Asisten Pemerintah dan Kesra, beberapa Kepala OPD DISPORA, DINAS PENDIDIKAN, Disdalduk, Dinas Perikanan, Dinas LHD, Dinas TPHBUN, Ketua KWARCAB Kabupaten Lampung Selatan. (tim iwoi Lamsel/HPW)


