Indramayu~Infokus.Web.id~Parid Nuriansyah bin januri bocah 6 tahun Desa Temiyangsari blok surapetung kecamatan kroya kabupaten indramayu, Sudah diketemukan dalam keadaan meninggal dunia kondisi mengambang di tepian sungai (Kali Pagak) yang kering dan ada genangan air, Lokasi kurang lebih satu kilometer belakang puskesmas.Minggu 05/05/2024
Almarhum hilang mulai sejak Rabu 01/05/2024, selang tiga malam korban diketemukan oleh warga setempat kariri 50 tahun 04/05/2025 pukul 19:30 wib, dalam keadaan sudah tak bernyawa dan bagian wajah sudah di kerubuti belatung.

“Parid hilang sejak rabu malam kamis setelah menonton hiburan Arak-arakan Depok yang di selenggarakan warga seperti biasanya habis panen raya warga desa temiyangsari banyak yang punya hajatan rasulan,khitanan, nikahan dan sore itu pemilik warung seblak dan galang warga setempat menyapa korban (barangrep arep mendi Nang) melihat farid saat itu jalan menuju arah utara” Ujar, Nardi tetangga depan rumah almarhum.
Sebelum diketemukannya almarhum malam pertama pencarian dan terakhir warga desa setempat melakukan acara adat seperti,menabuh alat-alat dapur dengan memukul mukul panci,penampan yang terbuat dari anyaman bambu adapun dengan anak kecil yang sudah di rias atau didandani seperti tuyul.
Dengan menangis histeris Chandra kakak dari almarhum ketika mendengar adiknya sudah terbujur kaku dan meninggal, keluarga almarhum hanya tinggal bertiga satu rumah dan ibunya sudah bercerai bertempat tinggal di bandung.
Keluarga almarhum menolak di otopsi oleh tim forensik di dampingi IPTU H RASWIN , S.Pd.I Kapolsek kroya beserta Babinsa dan satpol pp, Keluarga januri mengikhlaskan bahwa ini betul-betul murni kecelakaan tunggal.
(Red)



