Mon - Sat 8.00 - 17.00

spot_img

Endang Kades Mulyajaya Minta, Pemkab Dan Para Anggota Dewan Dapil Dua Prioritaskan Pembangunan Karawang Utara

spot_img

KARAWANG || Infokus.web.id || Kepala Desa Mulyajaya, Kecamatan Kutawaluya Endang Macan Kumbang. Dalam pernyataan kepada media online  Selasa (15/7/2025), Endang secara terbuka menuding Dinas PUPR Karawang dan sejumlah anggota DPRD Dapil 2 telah dengan sengaja mengabaikan aspirasi rakyat kecil, khususnya Desa Mulyajaya.

Endang mengatakan “Sudah capek saya. Berkali-kali mengajukan proposal ke dewan dan Dinas PUPR, tapi selalu mentok. Bahkan ada anggota dewan nyeletuk: tergantung kedekatan. Kalau dekat, dibangun. Kalau nggak, ya tinggal!” ucap Kades Endang

Skandal Ketimpangan Pembangunan

Endang menyingkap praktik tak adil dalam pola alokasi pembangunan infrastruktur yang dinilai lebih mementingkan relasi pribadi ketimbang kebutuhan riil masyarakat. Desa-desa yang dianggap “tidak punya orang dalam”, kata dia, secara sistematis disingkirkan dari daftar prioritas pembangunan.

Berita Lainnya  RUU Perubahan UU Haji Disepakati, Fraksi PKS Tekankan Prinsip Syariah dan Transparansi

IMG-20250716-WA0096 Endang Kades Mulyajaya Minta, Pemkab Dan Para Anggota Dewan Dapil Dua Prioritaskan Pembangunan Karawang Utara

“Ini bukan pembangunan, ini praktik balas budi politik! Masa hanya desa yang punya akses ke Kabid Jalan yang dibangun?” serunya tajam.

Fakta di lapangan menguatkan amarahnya: jalan poros utama Mulyajaya tak pernah tersentuh aspal sejak 2013, jembatan-jembatan dibiarkan nyaris ambruk, dan akses warga makin terisolasi.

IMG-20250716-WA0100 Endang Kades Mulyajaya Minta, Pemkab Dan Para Anggota Dewan Dapil Dua Prioritaskan Pembangunan Karawang Utara

Program Rutilahu Dipolitisasi: “Ini Bukan Bantuan, Tapi Perangkap Politik”

Kemarahan Endang tak berhenti di soal infrastruktur. Ia menyebut program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) telah dibajak menjadi alat kampanye oleh oknum anggota DPRD. Alih-alih membantu rakyat miskin, program itu justru dijadikan alat untuk mengikat dukungan politik.

“Ini rakyat minta rumah, bukan disuruh jadi alat politik! Rutilahu sekarang sudah dipakai buat mengendalikan suara rakyat. Malu!” ujarnya lantang.

Berita Lainnya  Jutaan Rupiah Uang Sudah Masuk, Warga Desa Rengasdengklok Selatan, Tidak Kunjung Bekerja

Ultimatum Keras: Warga Akan Turun ke Jalan

Endang mengultimatum, jika Dinas PUPR dan DPRD tetap membisu atas jeritan warga Mulyajaya, maka ia sendiri akan memimpin aksi besar-besaran ke kantor PUPR Karawang.

“Kalau tetap tidak digubris, saya sendiri yang pimpin ribuan warga turun ke jalan. Jangan salahkan rakyat kalau akhirnya marah!” tegasnya.

Ironi Videotron Mewah, Jalan Desa Hancur

Kemarahan publik makin memuncak setelah muncul fakta bahwa Pemkab Karawang mengalokasikan anggaran jumbo untuk pemasangan videotron di berbagai titik kota, sementara jalan-jalan desa seperti di Mulyajaya tetap rusak dan terabaikan.

“Videotron bisa dipasang, jalan rakyat dibiarkan hancur? Ini negara atau iklan perusahaan?” sindir seorang warga yang turut hadir saat Endang menyampaikan pernyataannya.

Berita Lainnya  SDN Kedungjaya II, Perlu Perhatian Serius Dari Pemerintah Dan Dinas Pendidikan Untuk Segera Di Perbaiki

Sorotan Tajam ke PUPR dan DPRD: Rakyat Minta Keadilan, Bukan Gimmick!

Pernyataan Endang Macan Kumbang kini menjelma menjadi bara protes yang bisa meledak kapan saja. Bola panas kini bergulir ke Dinas PUPR dan DPRD Dapil 2. Publik menanti: akankah mereka bersuara atau tetap nyaman bersembunyi di balik kuasa anggaran?

Redaksi akan terus mengawal isu ini. Karena bagi rakyat kecil, keadilan bukan soal videotron atau kedekatan politik, tapi soal jalan yang bisa dilalui dan rumah yang bisa ditinggali dengan layak.

 

Penulis:

Red

Bagikan

BERITA LAINNYA

BERITA POPULER

- Advertisement -spot_img

TOPNEWS

NASIONAL

DAERAH

TRENDING

PENDIDIKAN

INDEKS